MUARA TEWEH — Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan fisik. Pemerintah daerah juga harus memastikan prosesnya berjalan tertib, terkoordinasi, serta memperhatikan kepentingan masyarakat yang terdampak. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung progres proyek pelebaran jalan di dalam Kota Muara Teweh, Minggu (4/10/2026).
Dalam peninjauan yang juga diikuti Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait itu, Bupati menekankan pentingnya komunikasi terbuka dengan masyarakat, terutama pemilik bangunan dan lahan yang terdampak proyek.
“Komunikasi dengan masyarakat harus terus dibangun. Sampaikan secara terbuka dan persuasif agar setiap persoalan bisa dibicarakan dengan baik dan ditemukan solusi bersama,” ujarnya.
Ia meminta seluruh pihak mengedepankan pendekatan persuasif serta mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Menurutnya, peninjauan langsung menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, mendengarkan persoalan yang muncul, dan memastikan langkah penyelesaian dapat segera dilakukan.
Selain berdialog dengan warga, Bupati juga menyoroti aspek teknis proyek. Ia meminta perangkat daerah terkait memperkuat koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), PLN, dan Telkom, terutama dalam penanganan jaringan utilitas yang berada di area pelebaran jalan.
“Setiap kendala di lapangan harus segera dikoordinasikan dan dicarikan solusinya bersama. Jangan sampai persoalan teknis menghambat pekerjaan yang sedang berjalan,” tegas Shalahuddin.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan proyek berjalan sesuai rencana sekaligus mengidentifikasi kendala teknis yang berpotensi menghambat pelaksanaan pekerjaan.
Bupati berharap koordinasi antara perangkat daerah, pengelola jaringan utilitas, dan masyarakat terus diperkuat hingga pekerjaan pelebaran jalan selesai sesuai target.
Pelebaran jalan di dalam Kota Muara Teweh diharapkan dapat mendukung kelancaran arus lalu lintas serta menunjang perkembangan kawasan perkotaan. Pemerintah Kabupaten Barito Utara pun menekankan agar pelaksanaannya berjalan lancar dengan mengedepankan penyelesaian masalah melalui koordinasi dan musyawarah. (*)
Tidak ada komentar