Sosialisasi di Desa Lemo I, PKK Barut Serukan Peran Keluarga Cegah Pernikahan Anak

redaksi
11 Des 2025 18:33
2 menit membaca

MUARA TEWEH– Upaya sistematis pencegahan pernikahan usia anak dan penguatan peran perempuan di tingkat desa kembali digencarkan. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Ny. Hj. Maya Savitri Shalahuddin, didampingi sejumlah pimpinan organisasi perempuan, menghadiri langsung Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak dan Pemberdayaan Perempuan di Aula Kantor Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, Kamis (11/12).

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Desa Lemo I, perangkat desa, kader PKK, dan perwakilan warga ini bertujuan membangun kesadaran kolektif akan risiko pernikahan dini. Sosialisasi menyoroti dampak buruk terhadap kesehatan reproduksi, terputusnya akses pendidikan, dan kemungkinan terjebak dalam lingkaran kemiskinan, sekaligus mengangkat potensi pemberdayaan ekonomi perempuan.

Dalam sambutannya, Ny. Maya Savitri Shalahuddin menegaskan bahwa isu ini memerlukan gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. “Pencegahan pernikahan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga keluarga dan masyarakat. Mari bersama wujudkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berdaya,” seru Ketua PKK Barito Utara tersebut.

Narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Barito Utara secara detail memaparkan landasan hukum, hak-hak anak yang harus dilindungi, serta berbagai program pelatihan dan modal usaha yang dapat diakses oleh perempuan desa untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Dukungan juga datang dari Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Barito Utara, Mira Apriyantinada Felix Y. Tingan. Ia menekankan bahwa pemberdayaan perempuan adalah kunci. “Perempuan memiliki peran strategis bukan hanya sebagai ibu rumah tangga, tapi juga sebagai agen perubahan ekonomi di desa,” ujarnya, mendorong partisipasi aktif perempuan dalam ruang sosial dan ekonomi.

Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang hidup, menandakan tingginya perhatian masyarakat terhadap persoalan ini. Para peserta, terutama para ibu dan kader PKK, aktif menyampaikan pertanyaan dan pengalaman terkait tantangan yang dihadapi di tingkat akar rumput.

Kehadiran langsung pimpinan PKK dan GOW di Desa Lemo I memberikan sinyal kuat tentang komitmen pemerintahan Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix untuk mendorong perubahan dari tingkat desa. Sosialisasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi desa-desa lain di Barito Utara untuk menggalakkan upaya serupa, melindungi masa depan anak dan mengoptimalkan potensi perempuan sebagai roda penggerak pembangunan. (DiskominfosandiBARUT/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page