MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin buka suara mengenai dilarangnya awak media melaksanakan tugas jurnalistik peliputan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat tingkat Pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara, di Balai Antang, Senin (4/5/2026).
Bupati Shalahuddin mengaku kegiatan ini tidak ada yang ditutup-tutupi. “Ini pelantikan biasa, tidak yang tertutup, ini hanya miskomunikasi saja,” kata Shalahuddin.
Harusnya, menurut Shalahuddin awak media bisa ada yang mewakili beberapa orang untuk masuk meliput.
“Ini kan karena yang dilantik jumlahnya banyak, kapasitas ruangan dikhawatirkan penuh. Memang tadi harusnya bergantian atau ada yang mewakili beberapa orang wartawan,” ungkapnya.
Shalahuddin menegaskan tidak ada perintah untuk tidak meliput pelantikan ini.
“Tidak ada yang dirahasiakan, ini hanya mungkin karena keterbatasan ruang tempat, memang yang dilantik ini ratusan pejabat, belum lagi yang hadir,” pungkasnya. (Tim/red)
Tidak ada komentar