Hari Pertama Batara Expo Listrik Tak Stabil, Pedagang Sempat Pakai Senter Ponsel untuk Jualan

redaksi
14 Agu 2025 13:44
2 menit membaca

MUARA TEWEH– Suasana pembukaan Batara Expo 2025 di kawasan eks Bandara Lama, Rabu (13/8), sempat ternoda masalah teknis berupa listrik yang kerap padam. Akibatnya, para pelaku UMKM yang telah membayar iuran terpaksa berjualan dalam kondisi minim penerangan, bahkan mengandalkan senter ponsel untuk menerangi stan mereka.

Beberapa pengunjung yang datang terlihat kesulitan melihat produk yang dipajang akibat gelapnya area pameran. Sejumlah pedagang pun harus berinisiatif menarik perhatian pembeli dengan cara berteriak atau menggunakan lampu darurat.

Maulani Ulfa (20), salah seorang penjual kopi, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. “Pengunjung sulit melihat produk kami, akhirnya banyak yang hanya lewat. Saya juga waswas ada tindakan tak diinginkan karena area terlalu gelap,” ujarnya.

Masalah serupa dialami Khairul Tamimi (34), pedagang bakso pentol. “Banyak pembeli yang tidak melihat stan saya karena gelap. Harapannya, listrik bisa normal kembali besok,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani, mengakui keluhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyediaan listrik sepenuhnya menjadi tanggung jawab vendor penyedia layanan.

“Meski sudah dibayar lunas, kami tetap meminta vendor segera memperbaiki gangguan ini. Malam tadi tim sudah mengecek dan berusaha mencari solusi,” tegas Dewi.

Batara Expo 2025, yang digelar dalam rangka HUT ke-75 Kabupaten Barito Utara dan HUT ke-80 RI, diharapkan menjadi ajang promosi UMKM dan hiburan masyarakat. Namun, masalah teknis ini dinilai mengganggu kenyamanan peserta dan pengunjung.

Para pedagang berharap masalah ini segera diatasi agar kegiatan selama sepekan ke depan dapat berjalan lancar. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink