MUARA TEWEH – SD Islam Al Falah Sofia dan PAUD/TK AL Ahya Sofia menggelar acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan khidmat dan penuh suka cita. Acara yang mengusung tema “Mari kita meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menuntun putra putri kita sebagai generasi yang berakhlakul karimah” ini berlangsung di salah satu ruangan kelas sekolah setempat, Selasa (9/9).
Perayaan dihadiri oleh seluruh siswa, guru, orang tua/wali murid, serta sejumlah tokoh masyarakat. Acara dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, termasuk pembacaan sholawat, marhaban, dan sejumlah kegiatan lainnya yang memperkuat nilai-nilai keislaman.
Ketua Yayasan Barakatti Muara Teweh, Hj. Sofia, SE., MM., dalam sambutannya menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah sejak dini. Beliau menyatakan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya sekadar seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan dan mengamalkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui peringatan ini, kami berharap dapat membangun karakter anak didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur, jujur, penyayang, dan bertanggung jawab sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Inilah investasi terbesar kita untuk mencetak generasi penerus yang unggul dan bermartabat,” ujar Hj. Sofia.
Dalam kesempatan itu, Hj. Sofia juga memaparkan filosofi pendirian PAUD, TK, dan SDSI Al-Falah Sofia di bawah Yayasan Barakatti Muara Teweh. Latar belakang pendirian sekolah ini adalah respon atas keluh kesah masyarakat yang mengalami kesulitan biaya masuk, pendaftaran, dan biaya pendidikan lainnya.
“Atas dasar inilah saya beserta istri membangun dan mengurus perizinan ke Pemerintah Daerah dan dinas terkait. Alhamdulillah, diberikan perizinan yang kami inginkan. Sekolah ini sejak kami dirikan sampai sekarang tidak memungut biaya apapun. Pakaian kami berikan kain untuk dibuat sendiri, buku pelajaran gratis. Kami yakin apa yang kami lakukan bisa membantu anak-anak, terkhusus bagi yang kurang mampu,” jelasnya dengan penuh haru.
Beliau juga menyampaikan visi ke depan untuk memperluas kontribusi dalam dunia pendidikan. “Kami berencana kedepan mendirikan SMP dan SMA Islam Terpadu. Prinsipnya tetap sama: sekolah ini semua gratis. Semoga kelak anak-anak kita bisa menjadi orang sukses semuanya dan saya yakin mereka akan ingat dengan para dewan guru yang pernah mendidiknya,” tambahnya.
Anggota DPRD Barut, H. Tajeri, yang dikenal sangat peduli terhadap dunia pendidikan juga turut hadir memberikan tausiyah. Dalam penyampaiannya, ia mengapresiasi tinggi komitmen pihak sekolah yang konsisten menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter tanpa membebani masyarakat.
“Pendidikan akhlak adalah pondasi utama. Apa artinya pintar jika tidak dibarengi dengan akhlak yang baik. Figur Nabi Muhammad adalah teladan sempurna dalam semua aspek kehidupan. Mari bersama-sama, baik keluarga, sekolah, maupun pemerintah, bersinergi menuntun anak-anak kita menjadi generasi yang Qurani dan berakhlakul karimah,” pesan H. Tajeri di hadapan para hadirin.
Pantauan di lokasi, tampak antusiasme dan kegembiraan terpancar dari wajah seluruh peserta. Acara yang penuh makna ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga pembuktian nyata bahwa pendidikan berkualitas dan berkarakter dapat diakses secara merata oleh semua kalangan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pembagian santunan sebagai wujud praktik langsung nilai kepedulian sosial yang diajarkan Rasulullah SAW. (Arnold/red)
Tidak ada komentar