MUARA TEWEH– Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat merealisasikan proyek infrastruktur strategis daerah. Tiga jembatan yang membentang di atas Sungai Barito, yakni Jembatan Lahei, Jembatan Sikan, dan Jembatan Lemo, masuk dalam program prioritas yang kini tengah memasuki tahap koordinasi teknis dengan pemerintah pusat.
Langkah konkret ditunjukkan dengan digelarnya rapat koordinasi antara Dinas PUPR Barito Utara dan Balai Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, didampingi tim teknis, bertujuan menyinkronkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ketiga jembatan tersebut.
Kepala Balai Jembatan Kementerian PU, Armaen Adekristi, ST, M.S.C.E, menyambut positif inisiatif Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya menyatakan dukungan penuh dan apresiasi terhadap komitmen daerah dalam membuka akses serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
“Kami segera menjadwalkan pembahasan teknis, termasuk review desain untuk Jembatan Rangka Baja B150 Sikan–Tumpung Laung, pembangunan Jembatan Rangka Baja B120 Lahei–Lahei Seberang, serta kelanjutan pembangunan Jembatan Rangka Baja B120 Lemo–Lemo Seberang,” ujar Armaen.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, Selasa (24/2), menegaskan bahwa koordinasi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan regulasi yang berlaku.
“Kami ingin memastikan pembangunan tiga jembatan ini mendapatkan dukungan teknis penuh dari Balai Jembatan Kementerian PU, terutama dalam hal review desain dan aspek konstruksi. Ini penting agar pembangunan berjalan efektif, aman, dan tepat waktu,” jelas Iman Topik.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut kelak akan memperlancar arus transportasi orang dan barang, sekaligus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah seberang Sungai Barito yang selama ini relatif terisolasi.
Sementara itu, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dalam keterangan terpisah, Selasa (24/2), menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur jembatan merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan konektivitas dan pemerataan pembangunan.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi tentang membuka keterisolasian wilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ini adalah bagian dari kesungguhan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar pembangunan di Barito Utara,” tegas Bupati.
Orang nomor satu di Barito Utara itu berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus terjalin dengan baik. Dengan begitu, proyek-proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat. (Old)
Tidak ada komentar