Bupati Barut Targetkan Kualitas Air PDAM Harus Seperti di Malang

redaksi
10 Des 2025 17:53
2 menit membaca

MUARA TEWEH– Kualitas dan distribusi air bersih yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barito Utara mendapat sorotan langsung dari Bupati, Shalahuddin, ST, M.T. Kritik tersebut disampaikan bukan hanya menanggapi keluhan masyarakat, tetapi berdasarkan pemeriksaan langsung yang ia lakukan.

Dalam pernyataannya saat menghadiri Pengukuhan Pengurus MUI Barito Utara di Ruang Masjid Shirathal Mustaqim, Rabu (10/12), Bupati mengungkapkan ketidakpuasannya. Ia telah memanggil secara khusus Direktur Utama PDAM untuk mengecek dan membahas persoalan mendasar yang dihadapi perusahaan daerah tersebut.

Bupati bahkan memberikan contoh nyata dan memerintahkan pengecekan kualitas air di sumber yang tak terduga: Rumah Jabatan Bupati sendiri. Hasilnya, seperti yang ditirukan Shalahuddin, jauh dari harapan. “Nah coklat, masa ini yang dimandikan,” ujar Shalahuddin mengutip perkataannya saat menunjukkan air keruh kepada Dirut PDAM.

Menyikapi temuan tersebut, Bupati tidak hanya berhenti pada kritik. Ia mencanangkan visi dan standar baru yang ambisius bagi pelayanan air minum di Barito Utara. Visi itu terinspirasi dari kota lain di Indonesia yang telah berhasil. “Nanti kita ingin arahnya air di Barito Utara itu seperti di Malang, sudah bisa diminum, kita bekerja arahnya ke sana,” tegas Shalahuddin.

Untuk mewujudkan target tersebut, langkah strategis sudah disiapkan. Salah satunya adalah rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM baru di kawasan perkantoran Barito Utara di Kelurahan Jingah. Pembangunan IPA baru ini dimaksudkan untuk memperkuat sistem distribusi.

“Di sana ada satu, di kota juga ada, sehingga Kelurahan Jambu dan Jingah itu dapat dari sana, arahnya ke sana, supaya air ini bagus distribusinya lancar,” jelasnya. Dengan adanya sumber produksi baru, diharapkan ketergantungan pada satu sumber dan tekanan distribusi dari Kota Muara Teweh dapat berkurang.

Di akhir pernyataannya, Bupati Shalahuddin memohon pengertian dan kesabaran masyarakat. Ia menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Felix Sonadie untuk terus bekerja menyelesaikan persoalan mendasar ini. “Kami mohon masyarakat bersabar, kami ingin fokus membangun Barito Utara maju dan masyarakatnya sejahtera, nanti akan terlihat hasilnya,” tutupnya. Program perbaikan PDAM ini menjadi bagian dari komitmen besar pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page