Waspada Modus Penipuan Baru: Akun Palsu Catut Nama Bupati Barito Utara Beredar di Facebook dan WA

redaksi
16 Mar 2026 09:24
BERITA 0 29
2 menit membaca

MUARA TEWEH– Masyarakat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan daring yang mengatasnamakan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT. Pelaku diketahui menggunakan identitas palsu dengan mencantumkan nama dan foto sang bupati untuk menjerat korban melalui media sosial Facebook dan aplikasi perpesanan WhatsApp.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Kadiskominfosandi, M. Ikhsan mengeluarkan imbauan darurat setelah mendeteksi adanya sejumlah akun-akun fiktif yang beroperasi. Para pelaku kejahatan siber ini disebut-sebut aktif menawarkan berbagai iming-iming mencurigakan, seperti hadiah menggiurkan, donasi sosial, atau bantuan sejumlah uang tunai kepada warga.

“Modus operandinya adalah dengan membuat akun palsu, lalu menghubungi calon korban. Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah percaya dan mengabaikan jika menerima pesan dari akun atau nomor telepon yang mencurigakan, apalagi jika meminta hal-hal yang tidak wajar,” demikian Ikhsan melalui pernyataan resmi yang diterima media, Senin (16/3).

Pemkab Barito Utara menegaskan bahwa Bupati Shalahuddin tidak pernah meminta transfer uang, data pribadi, atau memberikan janji hadiah melalui aplikasi pesan pribadi kepada masyarakat. Pihaknya juga meminta warga untuk selalu melakukan verifikasi atas kebenaran informasi yang diterima.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk mengikuti sejumlah tips aman dalam bermedia sosial. Pertama, selalu cek dan ricek kebenaran informasi melalui kanal-kanal resmi milik Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Kedua, jangan sekali-kali memberikan data pribadi seperti nomor rekening, PIN, atau kode OTP, serta dilarang keras mentransfer uang kepada pihak yang tidak dikenal.

“Jika menemukan akun atau nomor telepon yang mengatasnamakan bupati namun mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang atau aparat terdekat. Mari kita jaga diri dan lingkungan kita bersama-sama agar tidak menjadi korban penipuan,” tutupnya. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink