Jembatan Lemo–Lemo Seberang Mendesak Dikebut, DPRD Barut: Ini Urat Nadi Warga!

redaksi
5 Feb 2026 12:33
2 menit membaca

Muara Teweh – Warga Kecamatan Teweh Tengah selama ini hanya bisa gigit jari setiap kali hendak menyeberang. Akses transportasi yang terbatas dan bergantung pada jalur penyeberangan sungai membuat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan terhambat.

Namun, harapan mulai muncul di ujung horizon. Proyek Jembatan Lemo–Lemo Seberang di Desa Lemo II digadang-gadang bakal mengubah wajah konektivitas wilayah itu. Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Suhendra, pun angkat bicara: pembangunan jembatan ini harus dipercepat!

“Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi urat nadi penghubung masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Karena itu, pengerjaannya harus dipercepat tanpa mengabaikan kualitas,” tegas Suhendra saat ditemui, Minggu (8/2/2026).

Menurutnya, keberadaan jembatan yang menghubungkan Lemo dan Lemo Seberang sudah menjadi kebutuhan mendesak. Selama ini, warga terpaksa mengandalkan transportasi sungai yang tak selalu mudah dan cepat, terutama saat cuaca buruk.

Politisi itu juga mengingatkan agar proyek strategis ini tidak sekadar cepat, tetapi juga bermutu. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan di lapangan, baik dari sisi teknis maupun penggunaan anggaran.

“DPRD akan menjalankan fungsi kontrol. Kami pastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Tak hanya soal teknis, Suhendra juga menyoroti persoalan lahan. Ia meminta proses ganti rugi bagi warga yang tanahnya terdampak proyek dilakukan secara transparan dan penuh musyawarah.

“Pendekatan persuasif dan komunikasi terbuka sangat penting agar tidak timbul polemik. k warga harus dihormati, pembangunan tetap berjalan,” tegasnya.

Suhendra optimistis, dengan perencanaan matang dan sinergi antara DPRD serta pemerintah daerah, jembatan tersebut bisa segera difungsikan. Ia meyakini infrastruktur ini akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Teweh Tengah.

“Targetnya jelas: meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” pungkasnya. (Old)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink

You cannot copy content of this page