
MUARA TEWEH- Guna menciptakan sinergi dan kepastian regulasi di sektor riil, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, melalui DPMPTSP, secara proaktif turun ke lapangan menyelenggarakan sosialisasi regulasi perizinan dan investasi. Kegiatan yang fokus pada Perizinan Berbasis Risiko dan LKPM ini sukses digelar di Aula Kecamatan Teweh Tengah, 26 November 2025, dengan melibatkan pelaku usaha sebagai mitra strategis pembangunan.
Kepala DPMPTSP Barito Utara, Drs. Jufriansyah, M.A.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa sosialisasi ini adalah bentuk dialog dua arah antara regulator dan pelaku usaha. “Kami tidak hanya menyampaikan aturan, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan kendala yang dihadapi bapak dan ibu pengusaha di lapangan. Tujuannya agar kebijakan yang kami buat benar-benar efektif dan solutif,” ujarnya.
Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PB3R) menjadi fokus utama karena dinilai sebagai aturan yang mengubah paradigma pelayanan perizinan. Jufriansyah memaparkan, pendekatan berbasis risiko ini bertujuan untuk efisiensi alokasi sumber daya pengawasan pemerintah dan memudahkan dunia usaha. “Usaha dengan risiko rendah akan didorong dengan perizinan yang super cepat, sementara pengawasan akan lebih ketat pada usaha berisiko tinggi. Ini untuk perlindungan bersama,” paparnya.
Di sisi lain, sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dimaknai sebagai instrumen penting dalam membangun transparansi dan akuntabilitas penggunaan modal di daerah. Laporan yang akurat dan tepat waktu, menurut Jufriansyah, adalah cermin iklim investasi yang sehat dan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk terus meningkatkan pelayanan.
“Data dari LKPM yang valid akan membantu kami melihat sektor mana yang tumbuh, hambatan apa yang dihadapi investor, dan bagaimana kami dapat merancang insentif atau intervensi yang tepat. Oleh karena itu, kelengkapan dan ketepatan waktu LKPM adalah kunci,” tegasnya.
Respon positif datang dari para peserta yang sebagian besar merupakan pengusaha lokal. Mereka menyambut baik inisiatif pemerintah yang datang langsung ke basis mereka, serta mengapresiasi kejelasan materi yang disampaikan. Beberapa peserta bahkan memberikan masukan langsung mengenai kondisi spesifik sektor usaha mereka.
Kegiatan ini menandai komitmen berkelanjutan DPMPTSP Barito Utara untuk tidak hanya duduk di belakang meja layanan, tetapi turun menjemput bola dengan memberikan pendampingan langsung. Dengan komunikasi yang intensif seperti ini, diharapkan realisasi investasi di Barito Utara dapat semakin meningkat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Old/red)

You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar