MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) merupakan instrumen vital untuk menjamin pembangunan daerah yang berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan saat membuka Konsultasi Publik II dan Paparan Akhir Penyusunan Dokumen RPPLH di Aula Setda, Senin (1/12).
Melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, Bupati Shalahuddin menyoroti kompleksitas tantangan pembangunan saat ini. “Aktivitas ekonomi seperti pertambangan dan perkebunan memberikan manfaat, tetapi juga berpotensi menimbulkan tekanan serius terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan bijak,” tegas Bupati.
Acara strategis ini dihadiri secara hybrid oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Kementerian LHK, Pemerintah Provinsi Kalteng, Forkopimda, akademisi, tokoh adat, pelaku usaha, komunitas lingkungan, dan insan media. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi multisektoral dalam merumuskan masa depan lingkungan daerah.
Bupati mengingatkan bahwa ancaman lingkungan seperti penurunan kualitas air, berkurangnya tutupan hutan, dan dampak perubahan iklim sudah semakin nyata. Oleh karena itu, RPPLH yang dirancang dengan horizon waktu 30 tahun ini akan menjadi dokumen induk bagi seluruh perencanaan pembangunan jangka panjang, seperti RPJPD dan RPJMD.
“RPPLH bukan sekadar pemenuhan amanat UU No. 32 Tahun 2009, melainkan komitmen konkret pemerintah daerah untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian alam,” ujar Bupati. Dokumen ini diharapkan dapat mengintegrasikan prinsip lingkungan ke dalam setiap kebijakan tata ruang dan pembangunan.
Di akhir sambutannya, Bupati H. Shalahuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berkontribusi dalam proses konsultasi publik ini. “Pembangunan berkelanjutan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga Bumi Iya Mulik Bengkang Turan untuk generasi saat ini dan yang akan datang,” pesannya, sekaligus mengapresiasi kerja keras jajaran Dinas Lingkungan Hidup dalam menyelenggarakan forum penting ini. (Arnold/red)
Tidak ada komentar