MUARA TEWEH- Di tengah semarak bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmennya terhadap generasi penerus dengan meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 1 Polres Barito Utara. Peluncuran yang berlangsung di Jalan Panti Ajar, Kelurahan Lanjas, Jumat (13/2/2026) ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemkab dan jajaran kepolisian dalam mendukung program nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Acara yang dihadiri Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Drs. Muhlis, ini bukan sekadar seremoni. Sekda Muhlis yang membacakan sambutan Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa program ini adalah langkah strategis untuk memastikan anak-anak Barito Utara tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat dan kuat.
“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak melaksanakan proses pembelajaran dalam keadaan lapar. Itu akan sangat mengganggu konsentrasi dan fokus mereka. Pemenuhan gizi adalah hak dasar anak yang harus dijamin oleh negara dan pemerintah daerah,” tegas Sekda Muhlis dengan nada penuh penekanan.
Dapur SPPG 1 Polres Barito Utara ini akan melayani hampir 2.000 siswa, rincinya 127 siswa TK/PAUD, 690 siswa Sekolah Dasar (SD), dan 943 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tak hanya itu, 205 tenaga pendidik juga akan mendapatkan manfaat dari program makan bergizi gratis ini. Pihak kepolisian bahkan berencana memperluas jangkauan hingga ke daerah tertinggal, terpencil, dan terjauh (3T).
Kapolres AKBP Singgih Febiyanto menyampaikan bahwa pihaknya akan membangun dapur SPPG di Desa Walur (Kecamatan Gunung Timang) dan Desa Lampeong (Kecamatan Gunung Purei). “Kendala bahan baku di daerah jarak jauh sedang kami pikirkan solusinya. Ini adalah komitmen kami untuk menyukseskan program nasional,” ujar Kapolres.
Pesan penting pun disampaikan terkait keamanan pangan. Sekda Muhlis mengingatkan pengelola dapur untuk selalu mengutamakan kebersihan, higienitas, dan kehalalan makanan. “Mengingat makanan ini dikonsumsi anak-anak kita, kualitasnya harus menjadi prioritas utama,” pesannya mengutip amanat Bupati.
Kehangatan di Ujung Ramadan
Di sisi lain, nuansa kebersamaan yang kental mewarnai penutupan Safari Ramadan Bupati Shalahuddin. Berakhir di Masjid Babussalam, kegiatan tersebut menjadi momen istimewa dimana umara dan ulama duduk bersama, memanjatkan doa untuk kemajuan Barito Utara.
Bulan penuh berkah ini juga dimanfaatkan berbagai elemen masyarakat untuk berbagi. Tim Penggerak PKK Barito Utara memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 dengan aksi nyata, menggelar panen sayur sekaligus menyalurkan bantuan kepada lansia dan keluarga berisiko stunting.
Semarak berbagi takjil juga mewarnai jalanan ibukota kabupaten. Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB P3A) bersama Duta Generasi Berencana (GenRe) dan Forum Anak Daerah (FAD) Barut turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.
Imbauan untuk Jamaah Umrah
Di tengah hiruk pikuk aktivitas Ramadan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Kementerian Agama (Kemenhaj) setempat mengeluarkan imbauan penting. Menyusul eskalasi konflik yang memanas antara AS-Israel vs Iran, para calon jamaah umrah diimbau untuk menunda sementara keberangkatan demi keselamatan dan keamanan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (Old)
Tidak ada komentar