Bupati Barito Utara Pimpin Rakor SPAM PDAM, Target Tambah Kapasitas 50 Liter/Detik

redaksi
30 Jul 2026 18:40
2 menit membaca
Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan keseriusannya dalam menuntaskan persoalan air bersih bagi warganya. Bupati H. Shalahuddin memimpin langsung Rapat Koordinasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Ruang Rapat A Sekretariat Daerah, Kamis (30/7/2026).
Rakor yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, Direktur PDAM Barut, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, serta unsur Forkopimda. Kehadiran lintas sektor ini menjadi sinyal kuat bahwa penanganan air minum bukan sekadar urusan teknis, melainkan prioritas strategis yang membutuhkan gotong royong semua pihak.
Di hadapan para pemangku kepentingan, Bupati Shalahuddin menegaskan komitmennya untuk membenahi infrastruktur PDAM yang rusak sekaligus menambah kapasitas produksi hingga 50 liter per detik. Langkah ini dinilai krusial mengingat kebutuhan air bersih di wilayah tersebut terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.
“Kita tidak bisa lagi menunda. Jaringan yang rusak harus segera diperbaiki, dan kapasitas harus ditambah. Dengan sinergi antara PDAM, OPD terkait, dan pemerintah pusat, saya yakin kita bisa mewujudkan akses air minum yang cukup, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Barito Utara,” ujar Bupati dengan tegas.
Rakor kali ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Barito Utara untuk menyatukan visi dan memperkuat koordinasi. Direktur PDAM Barut pun menyampaikan sejumlah kendala di lapangan, mulai dari kebocoran jaringan tua hingga keterbatasan debit air baku di beberapa titik. Namun, dengan adanya dukungan penuh dari pimpinan daerah dan aparat keamanan, optimisme untuk menuntaskan persoalan ini semakin terbuka.
Di akhir rapat, Bupati meminta seluruh jajaran untuk bergerak cepat dan terukur. Target penambahan kapasitas 50 liter per detik bukan sekadar angka, melainkan harapan bagi ribuan keluarga yang selama ini masih mengeluhkan pasokan air bersih. Pemkab pun berjanji akan terus mengawal setiap tahapan proyek agar tepat sasaran dan tepat waktu.
Masyarakat Barito Utara kini menanti bukti nyata dari komitmen yang telah diucapkan. Dengan kerja keras dan kolaborasi yang solid, bukan tidak mungkin keluhan tentang air bersih akan segera menjadi kenangan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink