Kapolres Katingan dan Rombongan Melayat ke Rumah Duka Aiptu Yudhie

redaksi
3 Jul 2026 10:21
2 menit membaca

Kasongan — Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti rumah almarhum Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra di Kasongan, Kabupaten Katingan, Jumat (3/7) pagi. Karangan bunga berjejer di halaman rumah, menjadi saksi bisu betapa besar kehilangan yang dirasakan oleh keluarga besar Kepolisian dan masyarakat atas gugurnya sang prajurit dalam tugas mulia memberantas narkoba.

Aiptu Yudhie gugur saat menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis (2/7) dini hari. Ia menjadi korban kebiadaban pelaku yang melawan petugas dengan senjata tajam saat hendak ditangkap.

Rasa kehilangan itu hadir secara langsung saat Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Katingan, Sari Dodik Hartono, bersama Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang beserta Ketua Seksi Organisasi PD Bhayangkari Kalteng, Endah Leo, melayat ke rumah duka. Kedatangan para petinggi kepolisian ini disambut dengan isak tangis keluarga almarhum. Wajah-wajah sendu dan pelukan hangat menjadi bahasa yang tak terbantahkan atas duka yang tengah dirasakan.

“Kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” terang Humas Polres Katingan.

Di tengah duka, doa dipanjatkan untuk almarhum. Keluarga besar Polres Katingan dan jajaran Polda Kalteng berharap agar seluruh amal ibadah dan pengabdian Aiptu Yudhie selama menjalankan tugas diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Insiden memilukan ini bermula saat personel Satresnarkoba Polres Katingan hendak menangkap seorang bandar narkoba. Namun alih-alih menyerah, pelaku bersama gerombolannya melakukan perlawanan dan menyerang petugas dengan senjata tajam. “Melawan petugas saat akan ditangkap,” ucap Kapolres AKBP Dodik Hartono.

Selain gugurnya Aiptu Yudhie, dua anggota lainnya, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan. Hingga kini, proses pencarian dan pengejaran terhadap pelaku lainnya masih terus berlangsung.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink