MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Naruk Saritani, mengeluarkan imbauan serius kepada generasi muda, khususnya umat Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), untuk menjauhi narkoba dan judi online yang kini kian mengancam masa depan.
Menanggapi maraknya peredaran gelap narkoba yang masih mengintai, Naruk menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman serius yang dapat merusak masa depan individu, keluarga, dan tatanan sosial.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Barito Utara, terutama para orang tua, tokoh masyarakat, dan pemuda, untuk bersatu padu memerangi narkoba. Ini adalah musuh bersama yang harus kita basmi. Jangan biarkan generasi muda kita menjadi korban. Sekali mereka terjerat narkoba, masa depan mereka bisa hancur,” tegasnya.
Selain narkoba, Naruk juga menyoroti bahaya judi online yang tak kalah merusak. Menurutnya, dampak judi online tidak bisa dianggap sepele—selain merugikan secara finansial, praktik ini juga memicu kecanduan, menurunkan produktivitas, hingga memicu persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Generasi muda adalah aset daerah yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai mereka kehilangan arah hanya karena terjebak dalam judi online yang menjanjikan keuntungan instan,” ujarnya.
Naruk mendorong agar kegiatan-kegiatan positif di kalangan pemuda terus digalakkan sebagai benteng pertahanan dari pengaruh buruk narkoba dan judi online. Olahraga, seni, dan kegiatan keagamaan dinilainya bisa menjadi alternatif efektif untuk mengalihkan perhatian anak muda dari hal-hal negatif.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak serta memberikan edukasi terkait risiko judi online sejak dini. Selain itu, Naruk mendorong aparat penegak hukum untuk lebih intensif menindak pelaku dan jaringan judi online.
“Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan keluarga menjadi kunci untuk memutus mata rantai judi online di daerah,” tambahnya.
“Kami di DPRD mendukung penuh upaya-upaya preventif yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan kepolisian. Peran keluarga sangat vital. Orang tua harus menjadi sahabat bagi anak-anaknya, memberikan perhatian, dan mengawasi pergaulan mereka,” jelas Naruk mengakhiri imbauannya.
Tidak ada komentar