
PURUK CAHU – DPRD Kabupaten Murung Raya melalui Ketua Komisi II-nya, Bebie, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung suksesnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dimulai pada 2025. Dukungan ini diberikan dengan catatan program dirancang secara matang untuk memastikan manfaatnya tepat sasaran.
Bebie memandang program MBG bukan hanya sebagai upaya memerangi masalah gizi, tetapi juga sebagai peluang untuk mendongkrak perekonomian lokal. Oleh karena itu, ia mendorong agar mekanisme pelaksanaannya melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan memprioritaskan produk-produk pangan yang berasal dari daerah setempat.
“Kami tentu siap mendukung pelaksanaan kegiatan pemerintah pusat ini. Apalagi Pemda Mura telah menunjukkan prestasi dalam penanggulangan stunting, dan program MBG ini akan semakin memperkuat capaian tersebut,” ujar Bebie saat dikonfirmasi 1 Oktober 2025.
Politikus PDI Perjuangan ini yakin, dengan melibatkan kelompok masyarakat, seperti ibu-ibu PKK dan koperasi desa, dalam penyediaan makanan, program ini dapat menciptakan dampak berganda. Selain anak-anak mendapat gizi yang baik, perputaran uang juga terjadi di dalam komunitas lokal.
“Dengan melibatkan masyarakat dan memanfaatkan bahan pangan lokal, program ini tidak hanya akan menekan biaya, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi warga,” jelasnya lebih lanjut.
Di akhir pernyataannya, Bebie mengingatkan agar pemerintah daerah mempersiapkan skema monitoring dan evaluasi yang robust. Hal ini penting untuk memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran dan kualitas hidangan yang disajikan kepada anak-anak sekolah.
“Kita berharap kendala yang muncul di lapangan dapat ditekan semaksimal mungkin, sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya menutup pembicaraan.(Arnold/red)
Tidak ada komentar