MUARA TEWEH – Kabupaten Barito Utara hari ini menorehkan komitmen konkret dalam upaya nasional penanganan stunting dan peningkatan kualitas generasi muda. Melalui peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPGG) di Kelurahan Melayu pada Kamis (11/12/2025), pemerintah daerah menunjukkan keseriusannya dalam menyelenggarakan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dapur SPPG tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dapur produksi biasa. Dalam sambutannya, pejabat terkait menekankan bahwa fasilitas ini dirancang sebagai pusat inovasi pangan dan gizi. Tujuannya tunggal: memastikan setiap porsi makanan yang disalurkan kepada pelajar memenuhi standar nutrisi yang aman, layak, dan seimbang secara ilmiah.
“Dapur SPPG ini bukan sekadar tempat memasak, tetapi pusat inovasi yang bertujuan memastikan pelajar kita mendapatkan asupan nutrisi yang aman, layak, dan seimbang,” jelas perwakilan pemerintah dalam sambutannya. Penekanan pada aspek inovasi menunjukkan pendekatan yang berkelanjutan dan berbasis evidence, bukan sekadar program seremonial.
Visi besar dari pendirian dapur ini diungkapkan dengan jelas. Harapannya adalah program ini dapat menjadi fondasi untuk mewujudkan generasi penerus daerah yang unggul.
“Melalui Dapur SPPG, kita wujudkan Generasi yang Lebih Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing!” seru pejabat tersebut, menggambarkan outcome jangka panjang yang ingin dicapai.
Dukungan penuh terhadap program ini dilandasi oleh keyakinan akan manfaat langsung bagi dunia pendidikan. Pihak penyelenggara meyakini bahwa asupan gizi yang terjamin akan langsung berkorelasi dengan peningkatan konsentrasi belajar, kesehatan fisik yang lebih baik, dan pada akhirnya mendongkrak prestasi akademik anak-anak di Barito Utara.
Peresmian dapur di Kelurahan Melayu ini diharapkan menjadi pilot project yang sukses dan dapat direplikasi di kelurahan dan kecamatan lain. Langkah strategis ini dipandang sebagai investasi jangka panjang yang paling berharga bagi kemajuan daerah, yakni investasi pada sumber daya manusia melalui perbaikan gizi sejak usia sekolah.
Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tokoh masyarakat, hingga pihak swasta, untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan program ini.
“Mari bersama kita dukung langkah strategis ini demi masa depan anak cucu kita!” demikian ajakan penutup yang menegaskan bahwa tanggung jawab untuk mencetak generasi emas adalah tugas kolektif seluruh warga Barito Utara. (DiskominfosandiBARUT/Rizali/red)
Tidak ada komentar