Mundur di Jalan Miring, Sopir Tangki 10.000 Liter Tewas Tertimpa Unit Sendiri di Barito Utara

redaksi
11 Jul 2026 19:24
DAERAH 0 772
2 menit membaca

MUARA TEWEH-Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di penyebrangan sungai Desa Kemawen, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Seorang sopir tangki pengangkut BBM tewas setelah unit yang dikemudikannya terbalik dan menindihnya.

Korban diketahui bernama Ahmad Saufi (34), warga Jalan JRS Pelaihari KM 26. Pria kelahiran Tambak Sirang, 19 Juni 1992, itu merupakan driver dari unit tangki bermuatan 10.000 liter dengan nomor polisi DA 8943 JK bertuliskan PT. Gerhana Mandiri Turatea.

Berdasarkan informasi media ini, sebelum insiden nahas itu terjadi, korban bersiap menyeberang menggunakan LCT (Landing Craft Tank) untuk mengirim BBM solar ke salah satu perusahaan batu bara di wilayah setempat. Korban memarkir unitnya secara mundur di lokasi yang memiliki sudut kemiringan sekitar 25 derajat menuju pinggir sungai.

Namun nahas, tiba-tiba unit tangki raksasa itu tidak bisa dikendalikan. Kendaraan berat tersebut terbalik sebanyak dua kali sebelum akhirnya menghantam korban yang terlempar keluar dari kabin.

“Saksi melihat korban terlempar keluar saat unit mulai terguling, kemudian tertindih oleh kendaraannya sendiri,” ujar salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi cuaca panas dan sungai yang sedang surut turut mewarnai peristiwa ini. Akses penyebrangan menggunakan LCT pun sempat terganggu akibat insiden tersebut.

Kapolsek Montallat
IPDA Raden Komarudin Hidayatulloh, S.H., M.M. saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar bang,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan satlantas Polres Barut serta warga setempat untuk mengevakuasi korban dan juga unit tangki tersebut.

“Korbannya sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh dan kita sudah koordinasi juga dengan pihak keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, proses evakuasi unit tangki saat ini sedang dilakukan dengan bantuan alat berat. Petugas juga melakukan over cargo terhadap muatan solar yang ada guna memudahkan proses evakuasi dan membuka kembali akses penyeberangan yang sempat terganggu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa tersebut. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink