Refleksi Hari Anti Korupsi: Tingkatkan Kesadaran akan Dampak Buruk Korupsi

redaksi
9 Des 2025 17:51
1 menit membaca

MUARA TEWEH– Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia setiap 9 Desember dinilai sebagai momen penting untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang dampak buruk praktik korupsi.

Kampanye global ini bertujuan mempromosikan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap lini kehidupan.

Seperti disampaikan Anggota DPRD Barito Utara, Dr H Tajeri SE, korupsi bukan hanya persoalan penggelapan uang negara, tetapi lebih dari itu, ia adalah kejahatan yang merampas hak-hak dasar masyarakat, terutama kaum marginal.

“Korupsi menghambat pembangunan, memperlebar kesenjangan, dan merusak masa depan bangsa. Setiap rupiah yang dikorupsi adalah sejumlah harapan rakyat yang pupus,” tegas Tajeri, Selasa (9/12/2025).

Oleh karena itu, ia mendorong agar nilai-nilai anti korupsi tidak hanya gencar disosialisasikan di kalangan birokrasi, tetapi juga diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan dan kehidupan berkeluarga.

Dengan membangun budaya jujur dan anti korupsi sejak dini, diharapkan dapat melahirkan generasi yang imun terhadap praktik-praktik koruptif, sehingga pada akhirnya dapat memutus mata rantai korupsi yang sudah mengakar lama. (Arnold/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x
Seedbacklink